Membandingkan Part Terbaik Dan Terburuk Dalam The Sims

Membandingkan Part Terbaik Dan Terburuk Dalam The Sims

views
0

Kelebihan Dan Kekurangan Game The Sims Yang Terus Berkembang Hingga Kini

The Sims adalah seri video game yang dikembangkan oleh Maxis dan diterbitkan oleh Electronic Arts. Permainan ini sudah genap berusia 22 tahun, setelah dirilis pada Februari tahun 2000 silam.

Berjalan 22 tahun, The Sims juga sudah mengalami banyak perubahan dan pengembangan. Dari sekian banyak bagian atau part yang dikembangkan di dalam The Sims, https://cityofseattle.net/ melihat ada yang mendapat penilaian baik dan tak luput pula ada yang buruk.

game review Membandingkan Part Terbaik Dan Terburuk Dalam The Sims - Membandingkan Part Terbaik Dan Terburuk Dalam The Sims

Lalu, apa saja part terbaik dan part terburuk dalam permainan The Sims? Kita akan bahas part terbaik dan terburuk dalam The Sims dan The Sims 2.

The Sims

Part Terbaik: Progresivitasnya

Bagian yang mendapat penilaian paling baik dalam permainan The Sims adalah soal progresivitasnya. Menilik dari sudut pandang teknologi dan sosiologis, permainan ini menjadi menandai titik balik yang signifikan dalam hal video game.

Memang diakui bahwa game simulasi dan game role-playing masih eksis dan berkembang pada tahun 90-an. Akan tetapi, The Sims menonjolkan keunikannya sendiri karena menggabungkan dua genre menjadi satu. Pemain dapat mengambil berbagai persona, mengasah keterampilan, dan memimpin mereka melalui cerita manusia. Hal tersebut akhirnya memberikan pengalaman simulasi yang menantang bagi pemain.

Bila dilihat dari segi sosial, permainan The Sims memungkinkan pemain untuk memainkan skenario sosial yang berbeda, mencoba kehidupan berbeda, serta melakukan eksplorasi empati dan hubungan menggunakan cara yang tentunya baru bagi mereka. The Sims memberikan ruang kepada para pemainnya untuk mengeksplor sosial secara terbuka.

Part Terburuk: Game Terasa Repetitif Karena Gameplay yang Terbatas dengan Cepat

Gameplay The Sims yang terbatas dengan capat, menjadikannya terasa seperti pengulangan atau repetitif. Pada awalnya, The Sims hadir dengan kustomisasi karakter yang terbatas. Mulai dari cara berinteraksi, jalur karier, dan banyak hal lain yang tidak membutuhkan waktu lama untuk berakhir.

Akhirnya, pemain merasa seolah-olah melakukan kisah yang sama secara berulang-ulang. The Sims versi awal membutuhkan tingkat imajinasi yang lebih tinggi untuk membuat permainan lebih menyenangkan sejak awal dan tidak monoton

The Sims 2

Part Terbaik: Punya Cerita yang Imersif dan Real

The Sims 2 menyimpan cerita yang disebut-sebut imersif dan berdasarkan cerita real di luar sana. Sebut saja The Sims Makin’ Magic atau Livin’ Large. The Sims 2 meraih tangan Anda yang menggunakan mouse dan menarik Anda untuk masuk.

Untuk versi dasar The Sims 2, sedikitnya ada tiga lingkungan tempat Anda dapat tinggal. Adalah Pleasantview, Veronaville, dan Strangetown. Pada permainan The Sims 2, setiap kota dipenuhi dengan Drama D-kapital dan banyak hubungan yang sudah ada sebelumnya.

Misalnya di Veronaville, yang terinspirasi Shakespeare. Anda dapat memainkan cerita Romeo dan Juliet, namun dengan versi yang modern. Lalu, ada A Midsummer Night’s Dream, dan masih banyak cerita yang lain.

Pada Strangeview, Anda ditarik ke dalam kisah penculikan alien. Seluruh kota pada dasarnya adalah telenovela besar yang berisi perselingkuhan, penggalian emas, ketidakpercayaan, dan masih banyak lagi.

Part Terburuk: Permainan “Miskin”

Dengan segala bagian terbaiknya, The Sims 2 juga disebut- sebut sebagai permainan yang “miskin”. Orang-orang baik dari The Sims 2 juga yang paling membutuhkan, meskipun mereka merupakan karakter yang unik dan sempurna pada The Sims. Sekalipun kebutuhannya sama dengan The Sims 1, namun pemain sering kali merasa seperti tidak dapat memenuhi tantangan Sims di entri kedua seri.